Tampilkan postingan dengan label khawarij. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label khawarij. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Juni 2016

Unknown

Potret Kaum Tanpa Madzhab: Merasa Benar Sendiri

Imam Masjid Negara Kuala Lumpur, Malaysia Mohd Zuhairee Mohd Yatim ditampar oleh lelaki warga Keturunan Arab ketika sedang mengimami Shalat Jumat kira-kira pukul 1.45 waktu setempat pada jum'at 18 September 2015.

Menurut sumber Masjid Negara, kejadian bermula ketika Mohd Zuhairee sedang mengimami shalat Jumat pada rakaat pertama sebelum lelaki itu datang dari arah belakang barisan makmum. Ketika imam berkenaan baru sahaja selesai membaca Al Fatihah tiba-tiba datang seorang lelaki berketurunan Arab terus menampar imam tersebut.

Selain menampar imam, lelaki itu juga bertindak merampas pembesar suara dan berkata "You go Back!" berulang kali.

“Tersangka terus ditahan bagian keamanan Masjid Negara sebelum dibawa keluar dan diserahkan kepada pihak polisi,” kata sumber berkenaan dikutip Metro, Jumat (18/9).



Berikut rekaman videonya:


NOTE:
Begitulah perilaku Kaum Tanpa Madzhab yang merasa benar sendiri dan tidak menghargai/menghormati pendapat orang lain sehingga sudah banyak contoh para penganutnya bertindak diluar nalar, bahkan sampai membunuh seperti dalam artikel disini.


Read More

Senin, 20 Juni 2016

Unknown

Potret Kaum Tanpa Madzhab: Penembakan Orlando 2016

Potret Kaum Tanpa Madzhab

Omar Mateen Photo in Facebook

Tersangka penembakan Klub Malam LGBT di Orlando, Amerika Serikat yaitu Omar Mir Seddique Mateen dilahirkan tahun 1986 di New York mengakui keterlibatan aksinya sebagai bagian dari Operasi ISIS (Wahhabism/Kaum Tanpa Madzhab) yang menghalalkan pembunuhan Kaum Lesbi - Gay - Bisex dan Transeksual yang terjadi 12 Juni 2016 lalu yang menewaskan 49 orang dan melukai 50 orang.

NOTE: Sejatinya Kaum Tanpa Madzhab hanya bertindak untuk mendiskreditkan Islam di Mata Dunia.


Benarlah Hadist berikut ini:
Rasulullah saw bersabda: ”Nanti akan muncul diantara umatku kaum yang membaca Al-Quran, bacaan kamu tidak ada nilainya dibandingkan bacaan mereka, dan shalat kamu tidak ada nilainya dibandingkan shalat mereka, dan puasa kamu tidak ada artinya dibandingkan puasa mereka, mereka membaca Al-Quran sehingga kamu akan menyangka bahwasanya Quran itu milik mereka sahaja, padahal sebenarnya Quran itu akan melaknat mereka, Tidaklah shalat mereka melalui kerongkongan mereka, mereka itu akan memecah agama Islam sebagaimana keluarnya anak panah daripada busurnya ” (Sahih Muslim/ 2467, Sunan Abu Daud/4748 ).
Wajah Penuh Kebencian, Bukan Potret Muslim Sejati



Read More
Unknown

Zakir Naik: Promotor Kaum Tanpa Madzhab

Dr. Zakir Abdul Karim Naik atau lebih dikenal dengan nama Zakir Naik lahir di India pada 18 Oktober 1965. Disebutkan dalam berbagai literatur, ia penah kuliah kedokteran di Mumbai, India. Para pengagumnya menyebut ia sebagai sosok “ulama” terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama. Bisa dikatakan Zakir Naik ini besar melalui Internet, seperti website dan video Youtube yang sengaja disebarluaskan di Indonesia.
Sebutan “ulama” yang disandang Zakir Naik tentu dipertanyakan. Karena dari mana ia belajar ilmu agama Islam pun tidak jelas. Tidak pernah disebutkan siapa gurunya, Tidak akan Anda temukan dari mana ia belajar agama meski dalam website resminya seperti IRF. Tidak diketahui dari mana ia belajar agama. Yang ada, klaim Zakir Naik yang menyebut dirinya sebagai murid Syaikh Ahmad Deedat (Meski banyak perbedaan antara Ahmad Deedat yang berfaham Ahlusunnah Wal Jamaah, sedangkan Dr. Zakir Naik termasuk promotor Aliran Kaum Tanpa Madzhab)
Belum lagi bacaan al-Qurannya yang tidak beraturan. Siapa yang mengajarinya al-Quran juga tidak jelas karena aksen Arab dan al-Qurannya benar-benar sudah keluar dari makhraj, tidak bagus, dan tidak memenuhi kaidah ilmu tajwid. Di mana dan dengan ulama siapa Zakir Naik belajar tafsir, hadits, fiqih, syariah, bahasa Arab, dan lain sebagainya juga tidak pernah diketahui. Tiba-tiba sosok ini muncul bak seorang ulama besar yang faham betul tentang Islam, memahami tafsir, memahami hadits, memahami syariat, dan lain sebagainya.
Dalam pidatonya, Zakir Naik mengatakan bahwa dirinya adalah sarjana perbandingan agama, tapi faktanya ia seringkali mengeluarkan “fatwa” perihal masalah agama Islam yang bukan bidangnya. Ia pun tidak ragu-ragu menyalahkan ulama sekelas Imam Madzhab Fiqih dan Hadits. Dikatakan Zakir Naik bahwa para Imam Fiqih dan Hadits itu tidak memiliki informasi (ilmu) yang lengkap saat mereka (para Imam Fiqih dan Hadits) memberikan atau mengeluarkan hukum-hukum Islam. Bahkan Zakir Naik menyatakan bahwa menerima dan mengikuti para Imam tersebut sebagai guru dalam Islam dapat merusak Islam itu sendiri. Hal ini diungkapkan Zakir Naik saat ia diwawancarai seputar masalah Taqlid. 
1. Bukti Zakir Naik Kaum Tanpa Madzhab: Mengharamkan Tawassul

2. Bukti Zakir Naik Kaum Tanpa Madzhab: Tritinitas Tauhid (Uluhiyah, Rububiyah dan Asma Wa'shifat)

3. Bukti Lainnya: 
- Abu Mussab Wajdi: Mengharamkan berdoa dengan mengangkat tangan dan menyapu muka
- Zakir Naik: Memperbolehkan memegang Al-Qur'an Tanpa Wudhu 
- Zakir Naik: Menafikan Ta'wiz Ayat-Ayat Al-Qur'an


NOTE:
Mudah-mudahankita dijauhkan dari meng"idola"kan DR. ZAKIR NAIK sehingga kita tetap dapat memilah perkataannya yang baik, sedangkan ajaran "Tanpa Madzhabnya" kita tolak jauh jauh, semoga Alloh SWT memberikan kesempatan Dr. Zakir Naik bertaubat dari penyebaran fatwa-fatwanya ini.
Untuk Saudara kita yang berfaham Salafy-Wahabi: agar dapat menghargai perbedaan pandangan dan pendapat yang berbeda, karena kebenaran hanyalah milik Alloh SWT. 
 SUMBER:
  1. Salafynews
  2. Huffington Post



Read More

Selasa, 22 Maret 2016

Unknown

Ciri Kaum Tanpa Madzhab: Shalat

Mengingat pentingnya mengenal kelompok Kaum Tanpa Madzhab dan Pemimpin/Ustadz Penyebar Ajaran ini maka di sini kami coba uraikan perkara-perkara atau ciri-ciri mengenai ajaran yang dianut kaum ini. Setidaknya ada 5 perkara dimulai dari Aqidah, Fiqih, Hadist, Shalat dan Pandangan Mengenai Dzikir dan Do'a yang mana apabila terdapat pada diri seseorang maka tidak diragukan lagi sebagai pengikut Kaum Tanpa Madzhab. 

Berikut ciri-cirinya:

1. Mempromosikan “Sifat Shalat Nabi Shollallohu ‘alaihi wa sallam‟, dengan alasan kononnya shalat berdasarkan Fiqh madzhab adalah bukan sifat shalat Nabi yang benar


Dalam video dibawah Badrussalam mencontohkan Sifat Shalat Nabi. Karena Kaum Tanpa Madzhab ini tidak mempercayai  (menganggap lebih pintar dari Imam Maliki, Imam Hanafi, Imam Syafi'i dan Imam Hambali) dan lebih mengetahui cara sholat seperti Nabi Muhammad SAW daripada 4  Imam yang Mu'tabar tersebut. Naudzubillah min dzalik!

Note: 4 Imam tersebut merupakan golongan Muhaddist yang hafal >600.000 hadist, bahkan diantaranya hafal 1.000.000 hadist. Bukan tanpa dalil beliau-beliau ini mengajarkan shalat diatas masing-masing Madzhabnya. 
Sedangkan Kaum Tanpa Madzhab hanya bersandarkan pada Hadist yang dibawakan oleh Syaihk Albani, yang 10 hadist beserta sana-sanadnya saja tidak hafal





2. Menganggap melafazhkan kalimat “usholli” sebagai bid’ah.


3. Berdiri dengan kedua kaki mengangkang.


4. Tidak membaca “Basmalah‟ secara jahar.


5. Menggangkat tangan sewaktu takbir sejajar bahu atau di depan dada.


6. Meletakkan tangan di atas dada sewaktu qiyam.


7. Menganggap perbedaan antara lelaki dan perempuan dalam shalat sebagai perkara bid‟ah (sebagian Wahabiyyah Indonesia yang jahil).


8. Menganggap qunut Subuh sebagai bid’ah.


9. Menggangap penambahan “wa bihamdihi” pada tasbih ruku’ dan sujud adalah bid’ah.


10. Menganggap mengusap muka selepas shalat sebagai bid’ah.


11. Shalat tarawih hanya 8 rakaat; mereka juga mengatakan shalat tarawih itu
sebenarnya adalah shalat malam (shalatul-lail) seperti pada malam-malam lainnya


12. Dzikir jahr di antara rakaat-rakaat shalat tarawih dianggap bid’ah.

Dalam video dibawah Syafiq Basalamah mengataka Dzikir bersama setelah shalat, sebagai Nyanyi-nyanyi Rame. Naudzubillah min dzalik!





13. Tidak ada qadha’ bagi shalat yang sengaja ditinggalkan.


14. Menganggap amalan bersalaman selepas shalat adalah bid’ah.


15. Menggangap lafazh sayyidina (taswid) dalam shalat sebagai bid’ah.


16. Menggerak-gerakkan jari sewaktu tasyahud awal dan akhir.


17. Boleh jama’ dan qashar walaupun kurang dari dua marhalah.


18. Memakai sarung atau celana setengah betis untuk menghindari isbal.


19. Menolak shalat sunnat qabliyyah sebelum Juma’at


20. Menjama’ shalat sepanjang semester pengajian, karena mereka berada di landasan Fisabilillah


Sumber: Wahabi Vs Sunni

Semoga Badrussalam dan Syafiq Basalamah senantiasa diberikan rahmat, taufik dan hidayah oleh Alloh SWT dan senantiasa menjaga lisannya sehingga Persatuan Umat Muslim tetap terjaga dan menghargai muslim lain yang berbeda pandangan.
Read More

Selasa, 15 Maret 2016

Unknown

Ciri Kaum Tanpa Madzhab: Aqidah

Ciri-ciri Kaum Tanpa Madzhab: Aqidah


Mengingat pentingnya mengenal kelompok Kaum Tanpa Madzhab dan Pemimpin/Ustadz Penyebar Ajaran ini maka di sini kami coba uraikan perkara-perkara atau ciri-ciri mengenai ajaran yang dianut kaum ini. Setidaknya ada 5 perkara dimulai dari Aqidah, Fiqih, Hadist, Shalat dan Pandangan Mengenai Dzikir dan Do'a yang mana apabila terdapat pada diri seseorang maka tidak diragukan lagi sebagai pengikut Kaum Tanpa Madzhab. 
(Note: Featuring Abdul Qodir Jawwas dan Afifi Abdul Wadud)
Berikut ciri-cirinya:
Ciri Kaum Tanpa Madzhab: Aqidah Menyeleweng dari Salafus Shalih tapi mengaku bermanhaj Salaf

AQIDAH

1. Membagi Tauhid menjadi 3 bagian yaitu:

(a). Tauhid Rububiyyah: Dengan tauhid ini, mereka mengatakan bahwa kaum musyrik Mekah dan orang-orang kafir juga mempunyai tauhid.
(b). Tauhid Uluhiyyah: Dengan tauhid ini, mereka menafikan tauhid umat Islam yang bertawassul, beristigathah dan bertabarruk sedangkan ketiga-tiga perkara tersebut diterima oleh jumhur ulama‟ Islam khasnya ulama‟ empat Imam madzhab.
(c.) Tauhid Asma’ dan Sifat: Tauhid versi mereka ini bisa menjerumuskan umat islam ke lembah tashbih dan tajsim kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala seperti:

  • Menterjemahkan istiwa’ sebagai bersemayam/bersila
  • Merterjemahkan yad sebagai tangan
  • Menterjemahkan wajh sebagai muka
  • Menisbahkan jihah (arah) kepada Allah (arah atas – jihah ulya)
  • Menterjemah janb sebagai lambung/rusuk
  • Menterjemah nuzul sebagai turun dengan dzat
  • Menterjemah saq sebagai betis
  • Menterjemah ashabi’ sebagai jari-jari, dll
  • Menyatakan bahawa Allah SWT mempunyai “surah” atau rupa
  • Menambah bi dzatihi haqiqatan [dengan dzat secara hakikat] di akhir setiap ayat-ayat mutashabihat
Dalam video dibawah Afifi Abdul Wadud mempromosikan Tauhid Ajaran Ibnu Taimiyyah yaitu Tauhid Uluhiyah, Rububiyah dan Asma Wa Shifat sebagai satu-satunya Jalan Tauhid bagi Muslim. Naudzubillah min dzalik!







2. Memahami ayat-ayat mutashabihat secara zhahir tanpa penjelasan terperinci dari ulama-ulama yang mu’tabar


3. Menolak asy-Sya’irah dan al-Maturidiyah yang merupakan ulama’ Islam dalam perkara Aqidah yang diikuti mayoritas umat islam


4. Sering mengkrititik asy-Sya’irah bahkan sehingga mengkafirkan asy-Sya’irah.


5. Menyamakan asy-Sya’irah dengan Mu’tazilah dan Jahmiyyah atau Mu’aththilah dalam perkara mutashabihat.


6. Menolak dan menganggap tauhid sifat 20 sebagai satu konsep yang bersumberkan falsafah Yunani dan Greek.


7. Berselindung di sebalik mazhab Salaf.


8. Golongan mereka ini dikenal sebagai al-Hasyawiyyah, al-Musyabbihah, al-
Mujassimah atau al-Jahwiyyah dikalangan ulama’ Ahli Sunnah wal Jama’ah.


9. Sering menuduh bahwa Abu Hasan Al-Asy’ari telah kembali ke mazhab Salaf setelah bertaubat dari mazhab Asy-Sya’irah. Menuduh ulama’ Asy-Sya’irah tidak betul-betul memahami faham Abu Hasan Al-Asy’ari.


Dalam video dibawah Abdul Qodir Jawwas menghukumi Asy-Syairah sebagai SESAT! Padahal pengikut beliau merupakan mayoritas Umat Islam di seluruh dunia. Naudzubillah min dzalik!




10. Menolak ta’wil dalam bab Mutashabihat.

11. Sering menuduh bahwa mayoritas umat Islam telah jatuh kepada perbuatan syirik.


12. Menuduh bahwa amalan memuliakan Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wa sallam [membaca maulid dll] membawa kepada perbuatan syirik.


13. Tidak mengambil pelajaran sejarah para anbiya’, ulama’ dan sholihin dengan
dalih menghindari syirik.


14. Pemahaman yang salah tentang makna syirik, sehingga mudah menghukumi orang sebagai pelaku syirik.


15. Menolak tawassul, tabarruk dan istighathah dengan para anbiya’ serta sholihin.


16. Mengganggap tawassul, tabarruk dan istighathah sebagai cabang-cabang syirik.


17. Memandang remeh karamah para wali [auliya’].


18. Menyatakan bahwa Ibu , Bapak dan Kakek Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wa sallam tidak selamat dari adzab api neraka.


19. Mengharamkan mengucap “radhiallahu ‘anha” untuk ibu Rosulullah Shollallohu ‘alaihi wa sallam, Sayyidatuna Aminah.


Sumber: Wahabi Vs Sunni



Semoga Abdul Qodir Jawwas dan Afifi Abdul Wadud senantiasa diberikan rahmat, taufik dan hidayah oleh Alloh SWT dan bertaubat dari mengkafirkan Umat Muslim lain yang berbeda pandangan dan berhenti menjerumuskan Ummat kedalam pemahaman Aqidah seperti poin-poin diatas!. Amin.
Read More
Unknown

Daftar Media TV, Radio dan Live Streaming Kaum Tanpa Madzhab

Daftar Media TV, Radio dan Live Streaming Kaum Tanpa Madzhab


TV

2. SARANA SUNNAH TV
http: //(sss-tv) .com/
3. AHSAN TV INDONESIA {channel 11VHF}
http: //(ahsan.tv/
5. INSAN TV

RADIO

1. RADIO RODJA ~ 756 AM
Area : Jabodetabek, Cileungsi, dan sekitarnya
Alamat Website http: //www. (radiorodja) .com/
Alamat Streaming http: //(live.radiorodja) .com/
Facebook : http: //www. (facebook) .com/pages/Radio…
2. RADIO HANG FM ~ 106 FM
Area : Batam dan sekitarnya
Alamat Website http: //www. (hang106) .or.id/
Alamat Streaming http: //radiohang.sytes) .net/
http: //www. (hang106) .or.id:1106/
3. RADIO ASSUNNAH
Area : Cirebon dan sekitarnya
Alamat Website http: //www. (radioassunnah) .com/
Alamat Streaming : http: //(live.radioassunnah) .com:8020/
4. RADIO MUSLIM
Alamat : Yogyakarta
Alamat Website http: //www. (radiomuslim) .com/
Alamat Streaming http: //(live.radiomuslim) .com/
5. RADIO SUARA QUR’AN ~ 94,4 FM
Area : Solo dan sekitarnya
Alamat Website http: //www. (radioarroyyan) .com/
Alamat Streaming http: //(live.radioarroyyan) .com/
6. RADIO AL IMAN
Alamat : Surabaya
Alamat Website http: //(alimanradio) .or.id/
Alamat Streaming http://(live.alimanradio) .or.id/
7. RADIO ARROYYAN
Alamat : Gresik
Alamat Website http: //www. (radioarroyyan) .com/
Alamat Streaming http: //(live.radioarroyyan) .com/
8. RADIO AL BAYAN
Alamat Website http://
Alamat Streaming http: //(albayan.sytes) .net:8024/
9. RADIO NGAJI ONLINE
Alamat Website http: //www. (ngaji-online) .com/
Alamat Streaming http: //(ngaji-online.sytes) .net:8006/
10. RADIO TELAGA HATI
Alamat Website http: //(abuzubair) .net/
Alamat Streaming http: //(abuzubair.sytes) .net:8020/
11. ANNASH RADIO – Jakarta
http: //www. (annashradio) .com/
12. RADIO MU’ADZ – Kendari
http: //www. (radiomuadz) .com/
13. RADIO SYIAR SUNNAH 981 KHz – Yogyakarta
http: //(syiarsunnah) .com/
14. RADIO HIDAYAH 103.4 FM – Pekanbaru
http: //(hidayahfm) .com/
15. RADIO FAJRI FM 99.3 FM – Bogor
http: //(fajrifm) .com/


Keterangan: hilangkan tanda ( ) dan Rapat ruang yang kosong depan http serta rapatkan belakang ( .com, .net, .co.cc dan lain-lain)


Sumber: Supriyadi Yadi

Untuk website-website Kaum Tanpa Madzhab klik disini
Read More